Lompat ke isi

Paus Agapitus I

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Agapitus I
Uskup Roma
Kaca patri penggambaran Paus Agapetus I dengan tiara kepausan yang anakronis (Saint-Maixent-l'École, Prancis
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
13 Mei 535
Akhir masa kepausan
22 April 536
PendahuluYohanes II
PenerusSilverius
Informasi pribadi
Lahirc. 489–490
Roma, Kerajaan Ostrogotik
Meninggal22 April 536 (umur 46 tahun)
Konstantinopel, Kekaisaran Romawi Timur
Orang kudus
Hari peringatan22 April atau 20 September (Barat)
17 April[1] (Timur)
VenerasiGereja Katolik
Gereja Ortodoks Timur
Paus lainnya yang bernama Agapitus

Paus Agapitus I (489/490 – 22 April 536) adalah uskup Roma dari tanggal 13 Mei 535 hingga kematiannya pada tanggal 22 April 536. Ayahnya, Gordianus, adalah seorang imam di Roma dan ia mungkin memiliki hubungan keluarga dengan dua paus, Feliks III dan Gregorius I.

Pada tahun 536, Agapitus melakukan perjalanan ke Konstantinopel atas perintah Raja Theodahad dari Ostrogoth dan gagal membujuk Kaisar Yustinianus I untuk membatalkan invasi Bizantium ke kerajaan Ostrogoth. Saat berada di Konstantinopel, Agapitus juga menggulingkan patriark Anthimus I dan secara pribadi menahbiskan penggantinya yaitu Menas dari Konstantinopel. Empat surat Agapitus dari periode ini masih tersimpan: dua ditujukan kepada Justinian, satu kepada para uskup Afrika, dan satu kepada Uskup Kartago.

Agapitus dikanonisasi baik dalam tradisi Katolik maupun Ortodoks; hari peringatannya adalah 22 April.

Kehidupan Awal

[sunting | sunting sumber]

Agapitus I dilahirkan di Roma pada akhir abad ke-5, meskipun tanggal kelahirannya tidak diketahui secara pasti. Ia adalah putra dari seorang imam bernama Gordianus. Ayahnya adalah seorang imam Romawi yang meninggal dunia dalam kerusuhan pada masa kepausan Symmachus (498-514). [2]

Kehidupan awalnya diwarnai oleh pendidikan yang berakar pada tradisi Kristiani, yang menekankan kesalehan, pelayanan, dan pembelaan iman Katolik. Sebelum menjadi Paus, Agapitus dikenal sebagai seorang diakon yang saleh dan cerdas. Ia sering terlibat dalam urusan Gereja dan menunjukkan kemampuan diplomasi yang luar biasa. Kesalehan dan keteguhannya dalam iman menjadikannya tokoh yang dihormati di kalangan umat Kristiani di Roma.

Pemilihan sebagai Paus

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 535, setelah wafatnya Paus Yohanes II, Agapitus I terpilih menjadi Paus. Masa pemilihannya terjadi dalam konteks yang sulit, dengan meningkatnya ketegangan antara Kekaisaran Barat yang mulai melemah dan Kekaisaran Bizantium yang menguat di bawah pemerintahan Kaisar Yustinianus I.

Pemilihannya didukung oleh para pemimpin Gereja Roma yang melihat Agapitus sebagai figur yang mampu memimpin Gereja di tengah pergolakan politik dan teologis.

Kepemimpinan sebagai Paus

[sunting | sunting sumber]

Kepemimpinan Paus Agapitus I singkat namun penuh dengan peristiwa penting. Salah satu pencapaiannya adalah upayanya memperbaiki hubungan antara Gereja Barat dan Timur yang terpecah akibat perselisihan teologis.

Misi Diplomatik ke Konstantinopel

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 536, Agapitus melakukan perjalanan ke Konstantinopel atas permintaan Raja Ostrogoth Italia, Theodahad. Tujuan utama perjalanan ini adalah untuk merundingkan perdamaian dengan Kaisar Yustinianus I, yang sedang merencanakan invasi ke Italia.

Selama di Konstantinopel, Agapitus menunjukkan keberaniannya dalam mempertahankan ajaran Gereja Katolik. Ia menentang penunjukan Anthimus sebagai Patriark Konstantinopel karena pandangan teologisnya yang dianggap mendukung Monofisitisme, sebuah ajaran sesat yang menolak keilahian dan kemanusiaan Kristus dalam satu pribadi yang sempurna. Agapitus berhasil menggantikan Anthimus dengan Mennas, seorang patriark yang setia pada doktrin Katolik.

Melawan Ajaran Sesat

[sunting | sunting sumber]

Agapitus I juga dikenal karena upayanya melawan berbagai ajaran sesat yang mengancam kemurnian iman Kristiani. Ia menulis surat-surat yang tegas kepada para uskup dan pemimpin Gereja lainnya, menyerukan agar mereka tetap setia pada ajaran yang benar sebagaimana diajarkan oleh para Rasul.

Paus Agapitus I meninggal dunia pada 22 April 536 di Konstantinopel, kemungkinan akibat sakit yang dideritanya selama perjalanan. Ia dimakamkan di Basilika Santo Petrus di Roma.

Pengakuan sebagai Santo

[sunting | sunting sumber]

Paus Agapitus I dihormati sebagai seorang santo dalam Gereja Katolik. Hari peringatannya dirayakan setiap tahun pada tanggal 22 April, sebagai penghormatan atas kehidupan dan pelayanannya.

Didahului oleh:
Yohanes II
Paus
535 – 536
Diteruskan oleh:
Silverius

Sumber dan referensi

[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ (dalam bahasa Yunani) Άγιος Αγαπητός πάπας Ρώμης Ορθόδοξος Συναξαριστής
  2. ↑ Loughlin, James Francis (1907). Charles, Herbermann (ed.). Catholic Encyclopedia. Vol. 1 (Edisi Pope St. Agapetus I). New York: Robert Appleton Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  1. Duffy, Eamon. Saints and Sinners: A History of the Popes. Yale University Press, 1997.
  2. Kelly, J.N.D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford University Press, 1986.
  3. Mann, Horace K. The Lives of the Popes in the Early Middle Ages. Kegan Paul, 1906.

Sumber lainnya

[sunting | sunting sumber]